THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Wednesday, 15 September 2010

Have Fun With Green Day in: Ketua Kelas Kitchen Band? (for Kadek and Firsta) (part 3)

Fanfiction by: Wilhelmina Marshall

previous parts: (1) (2)

note: hiks hiks. gakjelas dan ga berapa lucu lagi :|
gue janji ini part terakhirnya!
kok kesannya disini anak2 Kitchen Band jadi galak semua ya? tapi gue yakin, semua anak Kitchen Band baik2 kok ;P

Nanda minta ada BJ dan Mpok Nori (?) tapi sorry, lo request pas gue udah hampir selesai, jadi gak bisa ^^;
esp for Kadek R and Firsta N :)
enjoy!
~WM~

Previous Part:
anak2 Kitchen Band yang lain mulai memanas2i Kadek dan Nanda, apa yang akan terjadi?


Miss Keane menyapa murid-muridnya, yang entah kenapa, tampak sumringah. kecuali Nanda dan Kadek yang kudu duduk berdua. tampang mereka asem luar biasa.

"Kalian kenapa?" sapanya pada dua manusia tsb.

"Gak, gapapa Miss." mereka gak tau Miss Keane juga udah tau tentang persaingan mereka.

Maka dimulailah pelajaran hari itu. Baik Kadek maupun Nanda sama2 bingung, karena kotak pensil mereka nggak ada.

"Kemana pula kotak pensil gua?" batin keduanya. sehati yah! :P

"Lho ini kan punya Kadek?"
"Lho ini kan punya Nanda?"

bener2 sehati.

......
......
......

keduanya gak mau bikin ribut di jam pelajaran, makanya mereka mengembalikan kotak pensil mereka ke pemiliknya masing2 sambil menahan marah.

istirahat tiba, dan Espi dan Tika saling ngicep2an (kedip2in mata maksudnya). bukan cacingan lho ya, tapi karena ada rencana yang mau mereka kerjain.

"woi dua ketua kelas! bagus banget lo pada ya, tugas2 lo dikasih ke gue sama Panci. iya kan?" Teko merepet dengan gaya meyakinkannya (Espi bahkan membanting buku tugas kedua kandidat ketua kelas itu dengan tampang sebel), sementara Kadek dan Nanda bengong.

Serta anak-anak Kitchen Band yang lain menahan tawa di luar kelas.

.....
.....
.....

"Heh! pasti lo kan yang ngerjain gue?!" Kadek mulai marah.

"Enak aja! Lo kira gue gak mikir hal yang sama!?!" Nanda ikutan marah. Sekarang udah jam istirahat kedua, dan keduanya sama2 udah gak tahan.

"Terus siapa dong yang rese sama gua?!"

"Ya maneketehe! Asal lo tau aja ya, emangnya yang dikerjain cuma gue doang?! Gue juga pengen jadi ketua kelas!"

"Enak bener lo ngomong gitu! Gue lebih pantes!"

Kadek berdiri, disusul Nanda. keduanya sama2 pasang kuda-kuda (meski mereka bukan kuda) untuk berantem.

first blow buat Kadek. di bahu. maksudnya dia dipukul gitu.
Nanda tau dia ga boleh mukul cewek, tapi siapa yang peduli kalo udah gini ceritanya!

dan mereka mulai gebuk2an.

tanpa mereka sadari, semua anak2 kelas 10 pegang HP (Audrey dan Rizky bahkan megang handycam) dan merekam peristiwa ajaib itu.

"ASTAGA! APA APAAN INI!?!?"

semua bengong.

Miss Keane.

.....
.....
.....

"Ternyata kalian sama sekali tidak seperti ketua yang bisa mimpin ya! kalian kekanan2an semua!" Miss Keane ceramah panjang lebar. "TAU ITU?! KE-KA-NAK-KA-NAK-AN!!"

semua anak gak tahan untuk gak terkekeh pelan dibalik tangan ato saputangan pas mendengar guru mereka mengeja kata 'kekanak2an'. termasuk Kadek dan Nanda yang dimarahin.

"Sebagai akibatnya, tak ada diantara kalian yang jadi ketua kelas! Stella jadi ketua tetap setaun ini, dan dia berhak dapet hadiah nonton Green Day beberapa hari lagi."

Kadek dan Nanda pasrah. dalam hati kecil mereka, mereka memutuskan untuk berdamai sepulang sekolah nanti, dihadapan semua anak kelas 10.

"STOP STOP!"

Stella bangkit dari kursinya, menatap Miss Keane dan anak2 sekelas lewat kacamata yang penahan idungnya patah sebelah, dan bilang,
"Baik saya, Nanda, ato Kadek, kami anak-anak Kitchen Band, kami gak butuh hadiahnya Miss. Selain itu saya gak yakin saya bisa memimpin dengan baik, jadi bolehkah saya memilih seseorang untuk jadi ketua dan wakil tetap? Saya yakin mereka lebih bisa dari saya."

Miss Keane diam sejenak, lalu mengangguk pada anak yang tumben2nya memakai pullover biru muda ala Tintin itu. "Silakan," katanya.

Stella tercenung. "Saya memilih...."

semua diam.

"....Michelle Audrey sebagai ketuanya."

semua anak tepuk tangan. Audrey pasang tampang sumringah.

"Jadi dialah yang dapat tiketnya. Nah, wakilnya siapa?"

"Dan saya rasa Joseph Armstrong akan menjadi wakil yang sangat baik."

semua tepuk tangan lagi. dan ada 2 tampang yang sumringah sekarang.

....
.....
....

"Selamat Dey!" Billie Joe menyalami adek angkatnya. diikuti trio Green Day dan Kitchen Band. Joey cuma cengar cengir sambil duduk di rumput.

mereka semua ada di backstage, 3 hari setelah pemilihan ketua kelas itu. Audrey dapet tiket nonton gratis dan backstage pass yang sebenernya bisa dengan gampang dia dapet karena notabene ia punya koneksi. jadi dia ngasih tiket itu ke salah satu anak kelas 10 yang beruntung.

Kadek dan Nanda juga udah berdamai. Stella dan Nurul diangkat jadi bendahara kelas (karena notabene jago malakin orang xD), dan Espi sebagai sekretarisnya.

intinya, semua berakhir dengan baik.


TAMAT

____________________

wuahh selesai juga, seneng banget gue!
huahahahahhahahaha

0 comments: