THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Thursday, 9 December 2010

Have Fun With Green Day in: a Ruby Birthday! (request Nanda)

Fanfiction by: Wilhelmina Marshall

Disclaimer: liat! Tre Cool mendarat ke bulan! sekarang kita cari cara nuruninnya! sampe dia bisa turun dari sana, kisah ini cuma FIKSI belaka. okeh okeh? don't sue me because I just have a Rp25 in my pocket. D:

note: astagak! lama bener ga kemari toh ya ane... parah parah... :|
anyways, ini request Nanda, drummer Kitchen Band. rasanya kacau banget, Ruby kan lahir sebelum ultah Tre Cool. ah who cares lah :P
karena sangat tidak keruan, maka... enjoy!

Seer = mah alter ego btw :D

PS.
Happy Birthday Tré Cool! We'll always love 'ya, sugarglump! xD

**

Pada suatu hari di tahun 2011, Mike Dirnt, bassist band rock Green Day, didatangi oleh seorang gadis muda. Tentu saja sang calon jurnalis ini--namanya Seer--sangaaat grogi pas menghadapi bassist idolanya, tapi dia memanage-nya dengan cukup baik.

"So, Mike, kan taun 2010 baru aja lewat, di bulan lalu ada pengalaman berkesan ga yang mau diceritain?" Dalem ati, Seer ketawa karena dia udah tau jawabannya apa.

"Oh, oke deh," Mike menjawab sambil memasuki warteg bersama Seer. "Jadi..."

**

9 Desember 2010.

Akhirnya manusia ini berumur 38 juga. Yap, Tre Cool. Si beke ini akhirnya berhasil 'menyusul' kedua bandmate-nya setelah berbulan-bulan diejek sebagai 'anak bawang'. Emang sih dia bau bawang goreng, tapi kan ga perlu diejek2, ya gak? :D

Intinya, ketika hari ultahnya mendekat, sang drummer became restless. Dia mencari gejala pada kedua bandmate-nya serta orang2 terdekatnya, termasuk Kitchen Band. Tapi mereka cuek2 bebek bali aja tuh, ga ada pedulinya sama sekali sama ultahnya. hmm...

"Bil, hari ini hari apa sih?"

"Apa aja boleh," Billie ngeloyor.

"Mike, sekarang tanggal berapa sih?"

"Berapa aja boleh," Mike meminum kopinya dengan santai.

"Wajan, hari ini ada acara apa sih?"

"Apa aja boleh," Nanda, drummer Kitchen Band, melipat tangannya tanda tak peduli.

"Stell, gimana konser kita nanti?"

"Gimana aja boleh," Stella menyesap kopinya, ikut-ikutan gaya ayahnya. Padahal kan dia ga ikut konser, soalnya masih sakit. Dasar caffeine addict, sakit gak sakit tetep aja ngopi.

Tre menghela napas. Padahal dia berharap Billie dan Mike tepat janji, kalau di konser pribadi ntar malem bakal ada perayaan khusus buat ultah dia.

**

"Woi, ayo dong! Lama lo!" Billie mengentakkan kaki kesal.

"Sabar ah!" Tre akhirnya nongol juga.

Ketika si tambun ini nongol ke panggung, dirinya disambut dengan timpukan. bukan tomat, tapi KUE. sh*t.

"woi! apa-apaan ini?!" teriaknya ketika leleran kue tersebut berhasil raib dari wajahnya. dengan tatapan masih nge-blur, dia melihat senyum lebar orang2 dihadapannya: Mike, Billie Joe, Kitchen Band, Audrey, bahkan Eminem menclok disitu.

"For the Birthday Boy, Happy Birthday!" Kadek teriak paling kenceng.

**

"Terus, Mike?" tanya Seer sambil melahap tempe gorengnya.

Mike meraih gelas berisi teh tawarnya sambil menatap kalender yang dipajang di dinding warteg. "Yah..."

**

Setelah Tre bebenah tampang dan pakaian dari kue yang belepotan, mereka semua bersiap konser pribadi. Maksudnya adalah, mereka konser secara eksklusif, jadi yang nontonnya cuma sedikit punya, misalnya keluarga ato tetangga.

Green Day iseng diduetkan dengan Kitchen Band, meski Tre mundung karena WajanMan, drummer Kitchen Band, terlalu sok ganteng meskipun permainan drumnya oke punya. Kan Tre jadi punya saingan!

anyway, Eminem dan Audrey latihan ngerap dengan seriosa di backstage sebelum giliran mereka tiba.

Begitu mereka naik panggung, terdengar suara keras yang aga-aga nggak nyambung sama lagu AI yang dibawakan mereka.

JENG JENG JENG JENG. bunyi lagu hits Beethoven itu menggaung di seluruh penjuru panggung.

"Eh, hape gue." Mike dengan polosnya menyetop kegiatannya menggasak bass (kayaknya kata2 gue ekstrim ya? :P) lalu mengangkat teleponnya.

"APA???!!!! ASTAGAK!!!"

lalu dilemparnya bassnya. iya, DILEMPAR.

tanpa melihat kemana benda itu mendarat, ia langsung ngacir.

**

"Lo ngacir kemana?" Seer bertanya sambil berjalan keluar warteg. mereka baru saja selesai makan. Diketatkannya tali tudung kepala pada jaket hoodie-nya, buat jaga2.

Mike ketawa kecil sambil mengajak Seer duduk di taman. "Kan waktu itu, si Britt baru melahirkan..."

**

Beberapa jam kemudian, Billie yang ngos-ngosan meluncur masuk ke ruang inap RS Bersalin. Mike dan Brittany tersenyum lebar menatapnya. Ruby Pritchard malah nangis seketika melihat tampang bandmate ayahnya yang ancur-ancuran itu.

"wah anak gua nangis lagi," Mike malah nyalahin sohib-30-tahunnya itu. "padahal baru aja gua tenangin. ah lu Bill!"

"Yee, Mike. Lo ga tau dampaknya apa ama temen2 kita tuh."

Tre masuk. disusul Nanda. dan semua rombongan anak2 lain. Eminem. Audrey. dan Kitchen Band.

"Tre lo kok kurusan sih?" Mike bertanya tanpa tedeng aling-aling, tanpa ingat dia telah menyentuh persoalan yang sensitif.

"Gua tabok lu," kata Tre, meniru gaya seorang bule di film lawas Warkop DKI.

tatapan Mike beralih ke drummer yang satu lagi. lalu tanpa dikomando, mereka mengadakan acara ngakak bersama.

"ah lu semua!" Nanda marah-marah. "ini kan gara-gara ketiban bass-nya si Mike!" Mukanya lebam disana-sini, padahal dari tadi dia udah sok ganteng.

Sedangkan Tre? ternyata ketimpa bass (gara2 duduk di belakang drumset bareng Nanda juga) bisa juga bikin kurus!

"makanya jangan suka sok ganteng!" Eminem tau2 nyeletuk. kontan dia diberi pelototan gratis oleh sang drummer junior.

**

Seer dan Mike sama-sama ketawa lebar.

"Ya ampun, lucu banget!" Mike cuma mengangguk.

"Cuma jangan disebarin, oke? Tre bakalan bantai gue kalo iya."

Seer menggeleng. cuma dia menyilangkan jari dibelakang punggungnya.
dasar badung!

**

"Halo, ada orang?" Seer mengetuk pintu tak sabar.
Tak lama, seorang wanita muda melangkah keluar.

"Kak Ivoon!" Seer tersenyum hepi.

"Stella Pritchard." sapa Ivon pendek. "Gimana?"

"Ini," Seer--Stella Pritchard, putri Mike sendiri--menyodorkan tape recorder pada temannya. Ivon nyengir lebar. "Bagus. Tapi dia gak tau itu lo ya?"

Stella menggeleng. "Sayang gue ga ikutan mereka. Ayah minta biar jangan disebarin. Tau ah. sekali-sekali iseng sama Tre and Nand akan oke juga. biar sama2 ga banyak gaya, ya gak, Kak?"

Ivon cuma ngangguk senang.

"Kak, bisa jamin ga?"

"Apa?"

"Kalo ini bakalan beredar di seluruh dunia mulai besok."

Ivon cuma senyum. "Tentu saja."

kali ini ga ada yang menyilangkan jari lagi.



TAMAT


________________________

Kak Ivon, WajanMan, yang lain, moga2 suka yaa ^^
(WM)

0 comments: