THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Friday, 1 April 2011

Have Fun With Green Day in: Why Dogs Gonna Take Over The World....

Fanfiction by: Wilhelmina Marshall

note: Karena janji (siapa yang kemaren ngechat ama gue di Tinychat ICI? angkat tangan! xD) jadilah gw nulis ini. Berdasarkan true story (yang bakal gue ceritain nanti), kata2 nyokap gue (coba bikin fic tentang si Mickey), dan Rocky si anjing penyanyi keluarga Armstrong. :P

enjoy!


Koor dengusan terdengar dari grup band kawakan Kitchen Band. Setelah semuanya diam, barulah sang kibordis yang mendengus. Di tangannya tertidur.... seekor anjing.

"Masa gak ada yang mau sih?"

Tom Felton, yang kebetulan lagi ikutan latihan sebagai additional guitar, masuk sambil membawa dua cangkir dan diminumnya satu yang berisi coklat panas. Ditaruhnya secangkir lagi yang isinya kopi (pesanan Stella) diatas meja. "Apaan sih? Itu anjing ya?"

Koor dengusan terdengar lagi.

"Iya iyalah. Ini anjing mau dipotong sama yang punya, jadinya gue bawa kemari. Lo mau emang?"

Tom langsung menjauhkan kedua tangannya seolah Stella berlistrik. "Sorry, ga ada yang bakal ngurusin."

Koor dengusan terdengar lagi.

"Sialan, gimana nih," Stella mengentakkan kakinya. Kadek yang sibuk menyetem bassnya dari tadi tiba-tiba angkat bicara. "Kalo Billie mau gak?"

Koor dengusan terdengar lagi.

"Huu," ledek Nanda yang sibuk mengaca di simbal drumnya.

"Dia lagi, mana mau," Audrey memutar bola mata. "Koret gitu."

"Kalo Mike masa ga mau? Kan aktivis hewan dia." tanya Tom.

"Iya dia mau," dengus Stella. "Kalo di rumahnya ga ada tiga anjing, selusin ikan, seekor tupai, lima kucing, dan satu T-rex serta dua harimau Sumatra."

Koor dengusan terdengar lagi. Tom mendengus paling kenceng.

"Kalo Tre?" Espi nyamber. Tom ngacir sebentar buat memberikan kabar tsb pada seniornya sang rapper ahli Eminem.

Koor dengusan terdengar lagi ketika Tom masuk.

"Gimana?" tanya Stella. Anjing di tangannya menggeliat, maka diturunkannya di lantai berkarpet studio, gak peduli kalau pemiliknya, nyokap Tika, tau. Bisa-bisa Kitchen Band di blacklist.

"Ga bisa, Hallie kan alergi." Putri Em emang alergi bulu, sejauh yang Stella tau.

"Yah, payah." Koor dengusan terdengar lagi.

"Tre rumahnya ga mendukung buat anjing, tapi Billie bisa sih. Kalo doi ga koret aja," sesal Nurul.

"Iya, dia ga bakalan punya anjing kecuali anjingnya bisa nyanyi," ejek Tika, logat Bataknya terasa. "Mana ada anjing bisa nyanyi? Konyol dia ah."

Koor dengusan terdengar lagi. Si anjing malah tidur, berdandar pada stand keyboard Stella.

"Hey, gue ada ide." Tom mengedipkan mata pada Espi. (beuh, gue ga rela nulis yang ini xD)

"Hm, ceritain, Felton. Kita penasaran," celetuk Rizky yang dari tadi diem aja.

**

Billie Joe yang sedang sunyi sepi sendiri di rumahnya tiba-tiba digambangi oleh segerombolan manusia. Ada Kadek dan putra sulungnya Joey, couple of the century. Audrey datang dengan Danny, yang baru aja pulang dari luar kota. Espi dateng sambil ngerumpi dengan Tom. Nanda dan Nurul sibuk adu mulut. Tika tenang-tenang aja, mengangguk2an kepala mengikuti lagu di iPodnya.

Billie sudah terbiasa dengan itu. Tapi jelas ia belum biasa melihat apa yang digendong Stella, putri sahabatnya. Seekor anjing. Lucu sih.

"Apaan tuh?"

Koor dengusan terdengar lagi.

"Ya anjing lah," Nurul memutar bola matanya. "Ga mungkin Stella bawa harimau Sumatera yang dia pelihara di rumah."

"Hah? emang dia piara harimau Su-Sum-emm...?"

"Sumatra," Tom mendengus gaya-Draco-Malfoy-asli. "Udah lo terima aja dulu buat sementara, ni anjing bisa nyanyi lho."

Wajah Billie bersinar. "Dia bisa nyanyi Kutch Kucth Hota Hai ga?"

Koor dengusan terdengar lagi. Tapi Tom tetap tersenyum, ekspresinya tetap tidak berubah.

"Jangan kuatir, Mister Armstrong. Dia pasti bisa. Oh ya, namanya Rocky. Ini, tanda tangan dulu."

Tersenyum, Billie menandatangani surat yang diperlihatkan oleh pemeran Pangeran Es dari Slytherin tersebut tanpa membaca apa isinya.

**

Billie Joe mendudukan anjing kalem itu di sebelah kursi pianonya. "Nah, teman baruku, gue punya lagu, kita nyanyikan bareng2. Judulnya Viva La Gloria."

Tika tersenyum di luar jendela, melihat option 'Viva La Gloria' dan menekan sebuah tombol.

Ketika Billie memainkan pianonya, dan anjingnya mulai 'menyanyi', cowok itu menatap hewan tsb dengan tatapan tak percaya.

"Sukses!" bisik Rizky pada semua manusia yang ngumpul di belakang jendela rumah keluarga Armstrong.

**

Selama seminggu, keadaan berjalan lancar. Semua anak Kitchen Band, ditambah duo putra Armstrong, Mister Felton, dan bahkan Mike, Tre, serta Eminem, bergantian menekan recorder yang komplit berisi lagu2 yang mungkin dimainkan Billie. Suaranya dimainkan sehingga mirip lolongan anjing.

Tapi...

"Nah, Rocky. Ini lagu gue, judulnya Last Night On Earth. Kutch Kutch Hota Hai aja kamu bisa, apalagi ini."

Kali ini yang berjaga Tom Felton dan Stella. Begitu Billie nyampe verse akhir, terdengar sesuatu yang mencurigakan.

Koor dengusan terdengar sayup-sayup. Billie terkejut lalu berhenti memaninkan pianonya. Apaan nih?

"Beres!" terdengar suara cowok. Billie mengedipkan mata, kaget. Ia mengenali suara itu.

"FELTON!"

Tom yang kaget langsung jatuh terjengkang. Stella ikutan, karena jaketnya ketarik. Keduanya teriak karena kaget mendengar suara Billie.

**

"Oh jadi ini usul kalian ya?"

"Bukan, ini ide gue, cuma karena kasian aja sih. Lagipula lo udah menandatangani surat ini. Surat Pindah Tangan Hewan Peliharaan." Lalu Tom dan Stella bergantian bercerita tentang Rocky pada Billie. Semua orang yang berkepentingan ada disana semua, kecuali Mike, Tre dan Eminem.

Tak diduga, Billie malah ngakak. Dilepasnya kalung anjing Rocky dan ditudingnya pengeras suara yang terletak dibawahnya. Tom khusus membelinya dengan uang hasil perannya sebagai Draco Malfoy.

"Sebenernya ini lucu sih. Okelah. Gue pelihara aja dia."

Semua berdiri dan bergantian memeluk Billie. Kecuali Tom, yang hanya berdiri dan menatap adegan itu sambil tertawa.

"Thanks ya Bill!"

"Iya, tapi kalian lah yang ngurusin dia nanti kalo gue cabut!"

Koor dengusan terdengar lagi.


END

________________________________

moga2 suka yaa :) cerita tentang anjing itu nyata kok, dia mau dipotong, selengkapnya gue ceritain ntar.
~WM~

0 comments: