THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Thursday, 30 June 2011

Have Fun With Green Day in: Chasing Pirates 2 (request Ega)

Fanfiction by: Wilhelmina Marshall

Note: lanjut! sorry, kepotong sampe dua kali, gara-gara les piano sama nganter nyokap ke gereja ^^v
Ini bakal telenovela banget, suer. Dan sebelum ada yang nge-flame gue, gue tegasin sekali lagi, biarin gue nulis mereka sebagai pirates, gue tau maksud gambar itu adalah mereka Patriotis, tapi biarin. biarin. Ngerti? Thanks.

enjoy!
Riddle di Part 1: Kenapa awak kapal Kitchen Band malah mendesah lega saat ada bajak laut menyerang? Temukan jawabannya di part ini! ^^


17th Century - Tahun 1650


"Nah kan, itu bajak lautnya! Mereka Green Day!"

Kadek nyaris melempar teropongnya ke laut. Semua meloncat dan bubar jalan dari pekerjaan mereka masing-masing. Kadek meluncur turun dari tiang itu, seperti biasa. Sekarang situasinya mulai serius. Green Day adalah bajak laut yang ternama seantero lautan.

"Waduh! Kita harus siap-siap!"

Semua mengambil peralatan perang masing-masing. Dengan kata lain, alat-alat dapur sesuai nama mereka. Dengan pengecualian Ega dan Tom, yang mengambil pisau dapur. Tom Felton terkenal sebagai pemain pisau paling keren se-Kensington (baca: mantan tukang daging #digampar). kalo Ega Goh adalah petarung paling terkenal se-London (baca: mantan okem terminal Kebun Klapa). jadi kemampuan keduanya sama kerennya dengan teman-teman mereka.

Semua masuk ke dalam anjungan, ngumpet saat kapal bajak laut mendekat. (payah, penulis ngasal nih sama bagian-bagian kapal, mohon maklumi -__-)

**

"Ahoy! Saya Captain Armstrong! Keluar kalian semua!"

"Kami hanya ambil harta bukan nyawa!" Mike teriak setelah menginjakkan kaki di kapal itu. Tre menyusul.

"Ya, kami ambil nyawa bukan harta!" (coba tebak siapa yang ngomong!)

"Betul i... HEH TRE!" Billie dan Mike sama-sama menoyor kepala Tre, yang cengengesan malu.

"KELUAR!"

Awak Kitchen Band keluar, senyum lega tersungging di masing-masing wajahnya. Billie bengong melihat senjata mereka. Lalu ia tertawa meremehkan. "Masa kalian mau berantem lawan kami pake gituan?"

Senyum awak Kitchen Band tidak berkurang sedikit pun. "Kalian Green Day," Kapten Rizky buka mulut, meski keliatan banget dia masih tersenyum. "kalian mengambil harta dan bukan nyawa, bukan?"

"Ya," jawab Billie tenang.

Semua mendesah lega. "Kenapa kalian?" tanya Mike heran.

"Kalian turun ke kapal yang salah," kata Tika.

"Kami tidak punya harta," sela Tom.

"Yah, seengaknya yang berharga," lanjut Nanda.

Muka awak Green Day langsung merah padam. "BOHONG!" tau-tau Tre teriak. Semua terlonjak.

"Nggak percaya. Kami cuma perantau," kata Espi. "Gue guru dari Sheffield."

"Gue penulis koran dan fanfiction dari Pulau Iona di Skotlandia," sahut Stella.

"Gue tukang daging dari Kensington," ujar Tom. Pisau dibelakang punggungnya berkilat.

"Gue mantan okem dari Kebun... eh, London," kata Ega, menahan diri supaya nggak ngacungin jari tengah. Bagaimanapun juga, tiga bajak laut didepannya bukan sahabat.

"Gue pernah sekelas Ega, gue pelayan kedai minum di London," Kadek buka mulut.

"Gue pemilik toko kecantikan di Wales. Makanya gue ganteng," Nanda menyahut. Semua melotot.

"Gue pemilik losmen di Manchester," Tika buru-buru ngomong.

"Gue pelukis amatir di Irlandia," kata Nurul datar.

"Gue kapten kapal nelayan dari Edinburgh," ujar Rizky. Karena dia Pismeker, jadinya dia nggak bawa apa-apa. Senjata, maksudnya.

"So?" tanya Billie. "Paling nggak kalian punya duit dong?"

"Oh itu!" teriak mereka semua. "TIDAK AKAN!"

"OH GITU?!" Tre teriak, jelas banget lagi sugar high. Hampir aja Billie sama Mike kelempar ke laut saking kagetnya.

"IYA! ENAK AJA LO NGEBAJAK DUIT KAMI! HADAPIN DULU KAMI!"

"Jadi gitu, anak-anak kecil?" tanya Billie. Suaranya dingin. "Kenapa nggak?" Mereka maju dan ngeluarin pedang. Tanpa Tom Felton sadari, semua temannya yang lain raib kedalam anjungan.

"Woi!" teriaknya pas doi baru sadar. "Kok gue sendirian gini sih?!"

"KAN LO YANG PALING TUA TOM! MANA ADA YANG 24 TAHUN DISINI?!"

"WTF?!" Tom teriak, lalu maju.

__________________________

To Be Continued....

A/N: berita buruknya, ini stori aga kepanjangan kalo gue terus di part 2. berita baiknya adalah gue mulai enjoy cerita ini setelah Ega (dan Nanda?) ngasih ide lagi ^^

0 comments: