THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Wednesday, 20 June 2012

Kawasan Terlarang, Fantasy Fiesta 2012 Teaser

Cerita lengkapnya dapat dibaca mulai tanggal 1 Juli 2012 (klik gambar)

KAWASAN TERLARANG


Susannah Walters sibuk mencuci piring. Menurutnya itu adalah kodratnya sebagai ibu rumah tangga. Sebagai seorang istri, Susannah harus tahu cara membuat rumah barunya tetap apik dan enak dipandang, baik untuk dirinya, keluarganya, maupun tamu-tamunya kelak. Ia benci melihat barang-barang yang kotor dan berantakan, dan hal itu membuatnya menjadi orang yang sangat teratur.
Keluarga Walters, yang terdiri dari suaminya Anthony, putrinya Patricia, dan dirinya sendiri, baru saja selesai membangun rumah di sebuah tanah kosong di dekat hutan, jauh dari pusat kota. Bahkan jarak dari rumahnya ke rumah tetangganya lebih dari satu kilometer. Rumah seperti inilah yang diimpikan Susannah sejak dia masih kecil. Tenang, sepi, bersih, dan memiliki halaman dimana putrinya bisa bermain dan dia bisa bercocok tanam.
Terkadang Susannah bergidik kalau ia mengingat-ingat bagaimana perjuangan suaminya untuk mendapatkan tanah ini. Anthony harus berhadapan dengan seorang ‘penjaga tanah’ dan anak laki-lakinya yang sinting. Mereka terus mencekcoki keluarga Walters dengan ramalan-ramalan aneh.
Susannah dan Anthony sendiri adalah orang-orang yang datang dari lingkungan anti-ramalan. Setelah perseteruan yang alot, si penjaga tanah akhirnya menjual tanah tersebut, dengan harga dua kali lipat. Apa boleh buat. Susannah dan Anthony sudah keburu jatuh cinta dengan tanah subur nan damai ini.
Sekarang, Susannah sendirian di rumahnya. Jam menunjukkan pukul delapan malam. Patty sedang berlibur. Tony lembur. Dan sekarang ia menganggur.
Susannah melangkah menuju teras belakang. Teras belakang adalah tempat favoritnya. Wanita itu duduk di kursi goyang warisan neneknya, mengambil rajutan dari meja, lalu mulai merajut. Bulan purnama bersinar diatas rumahnya, membuat penerangan di sekitarnya cukup jelas.
Ia sedang merajut selama beberapa saat ketika telinganya menangkap bunyi keras yang berasal dari dalam hutan. Susannah berdiri, kakinya gemetaran. Disambarnya senapan laras panjang yang disimpan untuk berjaga-jaga. Ia tahu suara itu.
Lolongan serigala.
Susannah berlari masuk ke dalam rumah ketika ia sadar bahwa ada suara itu mengarah ke rumahnya. Ke arahnya.
Hanya saja ia tidak pernah berhasil memasuki rumahnya.
Hal terakhir yang diingat Susannah Walters saat dirinya terjatuh dan rasa sakit meledak didalam tubuhnya adalah kata-kata putra si penjaga tanah.
“Hati-hati, Nyonya. Hutan ini sarang lycanthrope.” 


A/N: Berterimakasihlah pada Red Rackham *menatap Daniel Craig diam2* yang nyuruh gue bikin teaser ini. :D Bonjour, fellas! Gue inget banget waktu gue bikin cerita ini, gue baru aja nemuin buku2 X-Files di perpus sekolah, dan sangat sangat mempengaruhi cerita ini. Gue harap ini bisa lebih bagus dari Visi ya, ya ya. :D

Ini teasernya Red Rackham, btw: Planetarium (<-- ada nama gue disini *nyengir bareng nyokap*)

See you later!
~WM~

0 comments: